Resep Harian

Resep Sup Wortel, Kentang, dan Kol untuk Lauk Harian

Kentang dan wortel dimasak lebih dahulu, lalu kol masuk menjelang akhir. Resep sup sederhana ini dilengkapi takaran, tanda matang, dan penyesuaian jika kuah atau teksturnya belum pas.

October 19, 2026 Diuji untuk dapur rumahan
Gambar pendamping artikel: Resep Sup Wortel, Kentang, dan Kol untuk Lauk Harian
Catatan dapur Baca resep sampai selesai sebelum mulai memasak, lalu siapkan bahan dan alat terlebih dahulu.

Kol cukup dimasak sebentar, sedangkan bagian tengah kentang perlu waktu untuk empuk. Untuk resep sup wortel, kentang, dan kol ini, masak kentang dan wortel lebih dahulu, lalu tambahkan kol ketika keduanya hampir matang. Dengan begitu, Anda tidak perlu terus merebus daun sambil menunggu kentang siap.

Kuahnya memakai bawang putih yang ditumis, sedikit merica, serta daun bawang dan seledri sebagai penyelesaian. Air biasa cukup untuk versi sederhana ini; kaldu tanpa garam boleh digunakan jika tersedia.

Bahan untuk 4 porsi

Perkiraan waktu: persiapan 15 menit dan memasak 20–25 menit. Waktu bergantung pada ukuran potongan, jenis kentang, dan panas kompor. Periksa tekstur pada setiap tahap, bukan hanya menitnya.

Siapkan panci berkapasitas sekitar 3 liter, pisau, talenan, sendok sayur, dan garpu untuk memeriksa kematangan.

  • 250 gram kentang, berat setelah dikupas
  • 200 gram wortel, berat setelah dibersihkan
  • 150 gram kol, berat setelah bagian rusak dan pangkal keras dibuang
  • 1.200 ml air atau kaldu sayuran tanpa garam
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis
  • ¾ sendok teh garam sebagai takaran awal, lalu sesuaikan
  • ¼ sendok teh merica bubuk
  • 1 batang daun bawang, iris sekitar 1 cm
  • 1 tangkai seledri, iris kasar; boleh dihilangkan
  • Bawang goreng secukupnya untuk penyajian, opsional

Jika kaldu yang digunakan sudah asin, mulai dengan garam lebih sedikit. Kaldu bubuk tidak wajib ditambahkan; bila menggunakannya, ikuti takaran kemasan dan sesuaikan garam setelah kuah dicicipi.

Siapkan potongan agar mudah matang bersama

Cuci sayuran di bawah air mengalir sebelum dipotong. Untuk kol, lepaskan lembarannya agar sela daun dapat dibersihkan. Gunakan talenan dan peralatan yang bersih. FDA menyarankan pencucian sayuran dengan air mengalir tanpa sabun atau detergen.

Potong kentang menjadi dadu sekitar 2 cm. Belah wortel memanjang bila diameternya besar, kemudian iris setebal sekitar ½ cm. Usahakan ukuran cukup seragam dalam setiap jenis sayuran supaya tidak ada potongan besar yang tertinggal keras.

Potong kol menjadi lembaran sekitar 3–4 cm. Jika ada tulang daun yang tebal, iris lebih kecil dan pisahkan dari bagian daun tipis. Tulang daun tersebut bisa masuk sedikit lebih awal agar tidak perlu menunggu lama setelah daunnya layu.

Letakkan kentang, wortel, kol, serta daun bawang dan seledri dalam kelompok terpisah. Bahan yang sudah tertata memudahkan Anda mengikuti urutan saat kuah mulai mendidih.

ukuran potongan dan pemisahan kelompok bahan

Cara memasak sup wortel, kentang, dan kol

1. Tumis bawang putih

Panaskan minyak dalam panci dengan api sedang cenderung kecil. Masukkan bawang putih, lalu aduk sampai harum dan mulai berwarna kekuningan muda. Jangan menunggu sampai cokelat tua karena bawang masih terkena panas saat cairan ditambahkan.

Jika bawang cepat menggelap, kecilkan api atau angkat panci sebentar dari sumber panas. Tuangkan sedikit air yang sudah ditakar secara hati-hati, lalu tambahkan sisanya.

2. Masak kentang dan wortel lebih dahulu

Masukkan kentang dan wortel. Panaskan hingga mendidih, kemudian kecilkan api agar kuah tetap bergelembung tenang. Tambahkan garam awal dan merica, lalu aduk perlahan.

Masak sekitar 10–15 menit sebagai perkiraan awal. Ambil satu potong kentang terbesar dan satu potong wortel menggunakan sendok, kemudian tusuk bagian tengahnya dengan garpu. Sebelum kol masuk, garpu seharusnya sudah bisa menembus kentang, tetapi masih terasa sedikit tahanan di tengah. Wortel juga mulai empuk, bukan masih keras seperti saat mentah.

Potongan kentang di atas sendok diperiksa

Jika kentang masih sulit ditusuk, lanjutkan memasak dan periksa lagi sebelum menambahkan kol. Bila kuah banyak menyusut, tambahkan sedikit air panas sampai sayuran kembali cukup terendam. Hindari mengaduk keras karena bagian luar kentang yang mulai lunak mudah terkelupas.

3. Tambahkan kol menjelang akhir

Jika ada irisan tulang daun kol yang tebal, masukkan terlebih dahulu dan masak sekitar 1 menit. Tambahkan daun kol, lalu tekan perlahan agar terkena kuah.

Setelah kuah kembali bergelembung, masak sekitar 2–4 menit sambil memeriksa tekstur. Kol sebaiknya sudah lentur dan nyaman digigit, tetapi lembarannya masih terlihat jelas. Jika Anda menyukai kol yang lebih lunak, lanjutkan sebentar sambil memeriksa kentang agar tidak mulai hancur.

Periksa kembali kentang terbesar. Sup siap diselesaikan ketika bagian tengahnya mudah ditembus garpu tanpa terasa keras, tetapi potongannya masih utuh. Wortel juga sudah empuk sesuai selera.

4. Masukkan daun bawang dan koreksi rasa

Tambahkan daun bawang serta seledri jika digunakan. Aduk perlahan dan masak sebentar sampai aromanya keluar serta daun bawang mulai layu.

Ambil sedikit kuah dengan sendok bersih, dinginkan sebelum dicicipi, lalu sesuaikan garam dan merica sedikit demi sedikit. Lakukan koreksi ini ketika volume kuah sudah mendekati hasil akhir agar rasa tidak menjadi terlalu asin setelah air berkurang.

Matikan api dan pindahkan sup ke mangkuk saji. Taburi bawang goreng bila suka. Sajikan bersama nasi dan lauk seperti tempe goreng atau telur dadar.

Untuk memahami cara menyesuaikan urutan pada kombinasi sayuran lain, baca panduan membuat sayur berkuah. Takaran dan ukuran potongan pada resep ini tetap ditujukan khusus untuk wortel, kentang, dan kol.

Pilihan penyesuaian bahan

Tanpa seledri: cukup hilangkan. Daun bawang dan bawang putih tetap memberi aroma pada kuah; tidak perlu menggantinya dengan rempah lain jika tidak tersedia.

Menggunakan kaldu: ganti air dengan kaldu sayuran tanpa garam dalam volume yang sama. Jika hanya ada kaldu berbumbu, kurangi garam awal dan cicipi menjelang selesai. Periksa komposisi serta informasi alergen pada produk kemasan jika diperlukan.

Untuk 2 porsi: gunakan setengah takaran bahan dan panci yang lebih kecil. Waktu memasak tidak otomatis menjadi setengahnya karena bagian tengah kentang tetap perlu mencapai tekstur yang sesuai.

Ingin kuah lebih banyak: tambahkan air panas sedikit demi sedikit, kemudian cicipi kembali. Jika sayuran sudah matang, angkat sementara agar tidak terus melunak selama kuah disesuaikan.

Jika ingin berganti jenis sayur berkuah pada hari lain, sayur bening bayam dan jagung memakai bumbu yang langsung direbus tanpa tahap menumis.

Jika hasilnya belum sesuai

Kentang masih keras, kol sudah matang

Angkat kol menggunakan sendok berlubang, lalu lanjutkan memasak kentang dan wortel dengan gelembung tenang. Masukkan kol kembali sesaat sebelum api dimatikan. Pada masakan berikutnya, periksa bagian tengah kentang sebelum kol masuk; permukaan yang lunak belum tentu mewakili bagian dalam.

Kentang mulai pecah dan kuah keruh

Kurangi panas dan aduk sesedikit mungkin. Sedikit serpihan kentang dapat membuat kuah tampak lebih keruh. Jika teksturnya sudah empuk, hentikan pemasakan daripada terus merebus demi mengejar kuah yang bening. Pada percobaan berikutnya, hindari didihan kuat dan periksa kentang lebih awal.

Kol terlalu lunak

Matikan api jika bahan lain sudah matang. Tekstur kol yang terlalu lunak tidak bisa dikembalikan; berikutnya masukkan lebih akhir atau persingkat pemasakan setelah kuah kembali bergelembung. Ingat bahwa panas dalam panci masih melunakkan sayuran setelah kompor dimatikan.

Kuah terlalu asin atau terasa hambar

Untuk kuah terlalu asin, tambahkan air panas sedikit demi sedikit, aduk, lalu cicipi lagi. Penambahan air akan mengubah jumlah kuah, jadi lakukan bertahap.

Jika hambar, coba tambahkan sejumput garam terlebih dahulu sebelum menambah bumbu lain. Bila rasa asin sudah cukup tetapi aroma bawangnya kurang matang, catat agar tahap menumis diberi perhatian lebih pada masakan berikutnya.

Menyimpan dan memanaskan sisa sup

Untuk tekstur terbaik, masak sesuai kebutuhan makan karena kol dan kentang akan semakin lunak saat dipanaskan ulang. Jika ada sisa, bagi ke beberapa wadah dangkal dan segera masukkan ke kulkas; jangan menunggu satu panci besar dingin sepenuhnya di meja.

Sebagai acuan keamanan pangan, USDA menyarankan makanan mudah rusak masuk pendingin dalam waktu paling lama 2 jam, atau 1 jam jika suhu lingkungan di atas sekitar 32°C. Buang sup yang telah dibiarkan melampaui batas tersebut. Simpan sisa yang ditangani dengan benar di kulkas bersuhu 4°C atau lebih rendah dan gunakan dalam 3–4 hari. Rujuk panduan penanganan makanan sisa USDA.

Panaskan porsi yang akan dimakan sambil diaduk agar panas merata. USDA menganjurkan pemanasan sisa hingga setidaknya 74°C, diperiksa dengan termometer makanan, serta mendidihkan sup saat dipanaskan kembali. Setelah panas menyeluruh, sajikan tanpa memperpanjang perebusan.

Saat sup baru selesai dimasak, tanda yang dicari sederhana: kentang empuk sampai tengah, wortel nyaman digigit, kol masih berbentuk, dan kuah cukup ringan untuk disendok bersama nasi.